JARUM77 Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengatakan timnya berambisi menghentikan rekor buruk ketika bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri,JARUM77 Samarinda, Sabtu malam.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Tavares menjelaskan dirinya mengetahui bahwa Persebaya Surabaya sudah tidak menang di Segiri hampir tujuh tahun.
Melihat kondisi itu, pelatih asal Portugal tersebut menaruh perhatian besar pada detail permainan timnya karena ia sadar bahwa catatan Persebaya Surabaya saat bermain di Samarinda tidak berpihak pada Bajol Ijo.
"Jika melihat sejarah pertemuan antara Borneo dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019, hampir tujuh tahun lalu. Itu waktu yang sangat lama. Artinya Borneo sangat kuat ketika bermain di kandang," jelas Tavares.
Baca juga: Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
Persebaya Surabaya terakhir kali menang di kandang Borneo terjadi pada 2019 dan ketika itu Bajul Ijo berhasil mengemas kemenangan tipis 2-1, masih menjadi satu-satunya kemenangan mereka dalam beberapa tahun terakhir di Segiri.
Tavares mengakui bahwa Borneo FC merupakan salah satu tim yang sulit ditaklukkan di kompetisi musim ini dan kekuatan Pesut Etam terlihat dari konsistensi permainan dan kemampuan meraih hasil positif, termasuk saat bermain di laga tandang.
Pelatih berkebangsaan Portugal itu menambahkan jika ia meminta anak-anak asuhnya mesti waspada terhadap kekuatan Borneo FC.
"Kami tahu Borneo adalah tim yang kuat, kami melihat pertandingan terakhir mereka, dan kami melihat hasil bagus yang mereka dapatkan di kandang Persija," jelas Tavares.
"Bagi kami, yang terpenting adalah bermain sebagai tim dengan sikap yang baik dan fokus sepanjang 90 menit," pungkasnya.
Baca juga: Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
Baca juga: Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
下一篇:Perkelahian final kompetisi Brasil berujung 23 pemain dikartu merah
相关文章:
- Tiga pemain diaspora diundang ikuti seleksi timnas Indonesia U17
- Bali United ditahan imbang kontra Persijap tanpa gol
- Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
- Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- Bahlil akan beri insentif konversi motor bensin jadi listrik
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- Pesan Umuh jelang Persib hadapi Persebaya di Surabaya
- Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- Persis Solo jaga asa bertahan setelah kalahkan Persik 2
相关推荐:
- TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- Persib Bandung berpesta lima gol ke gawang Madura United
- Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun
- Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- Persis Solo jaga asa bertahan setelah kalahkan Persik 2
- Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
- Beckham Putra tekankan pentingnya jaga pola makan di Ramadhan
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
- Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2
- Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- Juventus tumbangkan Pisa setelah evaluasi taktik
